Benarkah mandi malam hari berbahaya
bagi kesehatan? Simak penjelasan manfaat dan risikonya menurut para ahli
kesehatan di artikel ini.
Mandi malam hari sering
dianggap sebagai kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan berbagai penyakit,
seperti rematik hingga gangguan paru. Namun, benarkah semua itu fakta? Atau
hanya mitos turun-temurun?
Kapan Mandi Dikatakan "Malam Hari"?
Manfaat Mandi Malam Hari
Meski sering dikaitkan dengan
risiko, mandi malam juga punya manfaat, terutama jika dilakukan dengan benar:
1.
Membantu Relaksasi dan Tidur Lebih Nyenyak
Menurut
studi dalam Sleep
Medicine Reviews (2019), mandi air hangat malam hari menurunkan
suhu inti tubuh dan membantu meningkatkan kualitas tidur.
2.
Mengurangi Stres dan Lelah Setelah Aktivitas
Air
yang mengalir dapat merangsang sistem saraf parasimpatik, membantu tubuh lebih
tenang dan rileks setelah bekerja seharian.
3. Menghilangkan Keringat dan Kotoran
Risiko Mandi Malam Hari
Meski bermanfaat, mandi malam
tetap memiliki risiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati:
1.
Memicu Rematik atau Nyeri Sendi
Meskipun
belum ada bukti kuat yang menghubungkan langsung mandi malam dengan rematik,
air dingin dapat memicu kekakuan sendi dan rasa ngilu,
terutama pada orang lanjut usia (Nugroho, 2013).
2.
Menurunkan Suhu Tubuh Drastis
Mandi
malam dengan air dingin bisa menyebabkan hipotermia ringan atau
menggigil, terutama pada orang yang kondisi tubuhnya tidak fit.
3. Gangguan Pernapasan
Pada penderita asma atau bronkitis, mandi malam dengan air dingin dapat memperparah gejala pernapasan karena penyempitan saluran udara
Tips Aman Mandi di Malam Hari
- Gunakan air hangat (suhu
37–40°C)
- Jangan mandi terlalu larut
(sebaiknya sebelum pukul 21.00)
- Pastikan tubuh tidak
terlalu lelah atau sedang demam
- Keringkan tubuh dengan
baik setelah mandi
- Hindari langsung tidur
setelah mandi tanpa mengeringkan rambut
Penutup
Mandi malam bukan musuh, selama dilakukan dengan bijak. Kuncinya ada
pada waktu
yang tepat dan suhu air yang sesuai.
Jangan takut mandi malam jika tubuh memang membutuhkannya asal tahu caranya,
mandi malam bisa jadi kunci tidur nyenyak dan tubuh lebih bersih!
Referensi:
- Haghayegh,
S., et al. (2019). The effect of bath timing on sleep. Sleep
Medicine Reviews, 46, 124 –135.
- Nugroho, W. (2013). Keperawatan Gerontik.
Jakarta: EGC.
- Mayo Clinic (2020). Hypothermia -
Symptoms and causes.
- Pranoto, Y. (2020). Kebiasaan Sehat untuk Imun Tubuh Kuat. Yogyakarta: Andi

.png)