Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban agar Tetap Sehat dan Tahan Lama

Hadi M Assegaf
0
"Daging"


Daging kurban perlu disimpan dan diolah dengan benar agar tidak cepat basi dan tetap aman dikonsumsi. Simak cara menyimpan daging kurban yang sehat dan tahan lama di sini.


Setiap Idul Adha, umat Muslim mendapatkan berkah berupa daging kurban dalam jumlah besar. Namun, tidak semua orang tahu bagaimana cara menyimpan dan mengolah daging agar tetap segar, sehat, dan tahan lama. Bila tidak dilakukan dengan benar, daging bisa cepat basi dan bahkan menimbulkan risiko kesehatan.

1. Bersihkan Daging dari Kotoran dan Darah

Segera setelah menerima daging kurban, bersihkan dari darah dan kotoran menggunakan air mengalir. Hindari mencuci daging terlalu lama karena bisa merusak teksturnya dan mempercepat pembusukan.

2. Jangan Langsung Dimasukkan ke Freezer

Biarkan daging berada di suhu ruang selama 2–4 jam untuk mengurangi panas internal. Ini penting agar kualitas daging tetap terjaga saat dibekukan.

3. Potong Sesuai Porsi Masak

Sebelum disimpan, potong daging sesuai kebutuhan masak (misalnya 250–500 gram per bungkus). Gunakan plastik ziplock atau wadah kedap udara agar lebih praktis dan higienis.

4. Simpan dengan Metode Bertahap

  1. Di kulkas: tahan 1–2 hari
  2. Di freezer: bisa tahan 3–6 bulan dengan suhu -18°C

Labeli setiap bungkus dengan tanggal agar tidak keliru saat hendak digunakan.

5. Jangan Mencairkan Ulang Daging yang Sudah Dicairkan

Daging yang sudah dicairkan sebaiknya langsung dimasak. Membekukannya kembali dapat memicu pertumbuhan bakteri dan menurunkan kualitas daging.

6. Gunakan Cara Masak yang Sehat

Pilih metode memasak yang minim minyak seperti direbus, dipanggang, atau ditumis ringan. Hindari menggoreng dengan minyak berulang. Tambahkan rempah alami seperti jahe, serai, atau kunyit agar rasa lebih enak dan sehat.

7. Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau

  • Rebus dengan daun salam, jahe, atau cuka untuk mengurangi bau prengus.
  • Potong daging melawan arah serat agar lebih cepat empuk.
  • Jangan terlalu sering membuka tutup panci saat merebus.

Menyimpan dan mengolah daging kurban dengan benar adalah kunci agar daging tetap segar, enak, dan aman dikonsumsi. Selain menjaga cita rasa, cara ini juga melindungi kesehatan keluarga dari risiko penyakit akibat makanan.

Referensi:


Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)